STUDI KASUS · 02

APINDO UMKM Akademi

APINDO UMKM Akademi adalah inisiatif berskala nasional yang berfokus pada pendampingan dan kemajuan bisnis skala mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. Dalam proyek ini, saya mengambil peran krusial untuk mendesain arsitektur antarmuka digital dari nol, sekaligus memastikan Quality Control agar platform dapat digunakan dengan mulus oleh ribuan pengguna dengan latar belakang teknologi yang beragam.

KlienAPINDO
PeranProduct Designer
Durasi-
Tahun2024 - Present
APINDO UMKM Akademi

Overview

Fokus dari proyek ini adalah membangun B2B Enterprise Web App & Dashboard yang berfungsi sebagai Sistem Informasi Manajemen (MIS). Ruang lingkup pengerjaannya mencakup perancangan antarmuka berbasis multi-role—di mana sistem harus mampu mengakomodasi hak akses dan tampilan yang berbeda untuk pelaku UMKM, Mahasiswa pendamping, Mentor, hingga Administrator pusat.

Tantangan

Tantangan terbesar yang dihadapi adalah proses pencatatan operasional yang berantakan. Sebelumnya, seluruh pelaporan aktivitas pendampingan UMKM mengandalkan cara manual yang tersebar melalui berbagai tautan Google Form. Hal ini mengakibatkan data menjadi terpecah-pecah (siloed), sangat sulit dilacak secara real-time, dan merepotkan pihak manajemen untuk mengambil keputusan. Selain itu, karena target penggunanya termasuk pelaku UMKM konvensional, antarmuka sistem baru ini menuntut tingkat kemudahan dan edukasi yang ekstra agar adopsinya berhasil.

Proses

  1. 01Mengaudit alur pendampingan operasional yang terpisah-pisah dan memetakannya menjadi satu Arsitektur Informasi (Information Architecture) yang terpusat.
  2. 02Merancang UI/UX dashboard sistem multi-role yang mengkategorikan tampilan data secara spesifik sesuai dengan izin akses masing-masing tipe pengguna.
  3. 03Melakukan Quality Control (QA) dan pengujian fungsional pada fungsionalitas web untuk memastikan tidak ada kesalahan input data atau tumpang-tindih peran antar pengguna.
  4. 04Menyusun skrip edukasi terstruktur (termasuk drafting FAQ, pesan sambutan, hingga naskah voice-over panduan) untuk memandu proses onboarding UMKM, mahasiswa, dan mentor saat pertama kali menggunakan platform.

Solusi

Solusi akhirnya adalah peluncuran platform dashboard analitik terintegrasi yang secara efektif mematikan ketergantungan pada Google Form manual. Setiap peran (UMKM, Mentor, Mahasiswa) kini memiliki portal khusus yang saling terhubung dalam satu database bersih. Dipadukan dengan penyediaan materi panduan (user guides) yang jelas untuk memperlancar transisi pengguna, sistem manajemen ini sukses menyajikan visualisasi data real-time kepada para pemangku kepentingan di APINDO guna memantau efektivitas program pendampingan secara nasional.

Galeri

Hasil

100%Sentralisasi Data (Menggantikan Google Form)
6 RoleIntegrasi Tipe Pengguna (Multi-Role)
24/7Pemantauan Analitik Program
Studi Kasus BerikutnyaRazedo Group Sukses