STUDI KASUS · 01

ReCharge PowerBank

ReCharge merupakan pelopor layanan penyewaan powerbank berbasis aplikasi (O2O / Sharing Economy) pertama di Indonesia. Dalam proyek ini, saya berperan sebagai Sr. UI/UX Designer yang bertanggung jawab penuh merombak ulang pengalaman pengguna dari ujung ke ujung, memastikan antarmuka yang lebih modern, serta melakukan Quality Control (QC) agar aplikasi berjalan mulus saat digunakan oleh pelanggan di lapangan.

KlienPT. Jalan Terus Saja
PeranSr. UI/UX Designer
Durasi3 Tahun
Tahun2019 - 2022
ReCharge PowerBank

Overview

Fokus utama dari proyek perombakan ini adalah menyederhanakan alur operasional yang sebelumnya terasa kaku, sekaligus merapikan ekosistem digital ReCharge secara menyeluruh. Ruang lingkup pekerjaan tidak hanya berfokus pada aplikasi mobile B2C, tetapi juga mencakup perancangan antarmuka pada layar mesin penyewaan (vending machine) fisik dan dashboard operasional internal untuk tim manajemen.

Tantangan

Tantangan utama dalam proyek ini adalah rendahnya tingkat kepercayaan pengguna (user trust) akibat tampilan aplikasi yang masih berada di bawah standar dan terasa terlalu MVP (Minimum Viable Product). Estetika visual yang kurang meyakinkan ini membuat pengguna ragu dan merasa tidak aman saat hendak melakukan top-up saldo. Selain itu, minimnya detail informasi pada halaman-halaman esensial membuat proses penyewaan menjadi blind spot (kurang transparan), yang pada akhirnya sangat menyulitkan pengguna maupun tim Customer Service (CS) ketika terjadi kendala teknis di lapangan.

Proses

  1. 01Melakukan audit visual terhadap UI versi MVP untuk mengidentifikasi dan membenahi elemen-elemen yang menurunkan kredibilitas serta rasa aman pengguna saat bertransaksi.
  2. 02Merombak total desain antarmuka menjadi lebih profesional, solid, dan berstandar tinggi untuk menumbuhkan keyakinan pengguna pada fitur top-up dan pembayaran.
  3. 03Menggali kebutuhan operasional untuk merancang fitur pelacakan "Kronologi Penyewaan" yang menyajikan status real-time secara sangat presisi.
  4. 04Menjalankan Quality Control (QA) guna memastikan seluruh detail informasi dan rekaman kronologi di aplikasi berjalan akurat dan selaras dengan mesin fisik.

Solusi

Solusinya adalah mentransformasi visual aplikasi dari sekadar wujud MVP menjadi platform premium yang membangkitkan rasa aman. Saya memperkaya detail informasi pada setiap halaman agar tidak ada lagi ambiguitas. Inovasi paling krusial adalah implementasi sistem pelacakan kronologi penyewaan yang sangat transparan. Dengan menyajikan rekaman riwayat interaksi secara mendetail, pengguna menjadi lebih tenang karena sistemnya jelas, dan tim Customer Service (CS) kini memiliki landasan data yang valid untuk menyelesaikan (resolve) setiap aduan masalah dengan jauh lebih cepat dan akurat.

Galeri

Hasil

60%Peningkatan Konversi Top-Up
50%Peningkatan Akuisisi Pengguna Baru
100%Waktu Resolusi Kendala CS (SLA)
Studi Kasus BerikutnyaAPINDO UMKM Akademi